Assalamu'alaikum..
apa kabar sahabat blogger semuanya?
semoga baik-baik semua :)
sudah lama tidak posting maupun merawat blog ini disebabkan oleh situasi maupun kondisi yang terkadang tidak memungkinkan untuk membuka blog. Rasanya kangen banget untuk blogging maupun sekedar menulis. Dan Alhamdulillah banget kekangenan saya ini terdukung dengan adanya fasilitas wifi gratis di asrama,jadi gampang deh akses blog saat waktu agak senggang.
oia sahabat, sebentar lagi saya akan menghadapi UAS 1, UAS pertama saat menjadi mahasiswa. rasanya deg-degan, takut dan nervous.. semoga dapat IP bagus sesuai target, Aamiin ya Allah :)
Harus ada persiapan lebih baik dari UTS kemarin dalam menghadapi UAS 1 ini . Misalnya saja berdoa, belajar lebih awal, mulai tidak main situs jejaring sosial untuk hal yang tidak penting, dan juga lebih disiplin lagi.
satu hal yang tak kalah penting lagi adalah motivasi. Motivasi ini bermacam-macam, ada yang berasala dari internal maupun eksternal. Motivasi internal dibangun dari pengalaman sehari-hari, maupun hasil dari pemikiran kita tentang sesuatu yang menginspirasi kita. Pengalaman sehari-hari ini biasanya lebih efektif dalam membangun motivasi diri kita, karena ada unsur telah mengalami kejadian itu sendiri dan ada dorongan untuk tidak mengulangi maupun menjadi lebih baik daripada yang dahulu. Untuk motivasi yang berasal dari pemikiran maupun perasaan dari sesuatu ini bisa saja dari bacaan yang kita baca, seseorang yang memiliki kemampuan lebih di bidang tertentu, dan lain-lain. Dari orang lain ini kita belajar banyak hal, mulai dari cara mereka meraih mimpi, sikap mereka, kekonsistenan dalam menjaga mimpi dan juga memanajemen waktu meraih mimpi maupun untuk kegiatan kesenangan pribadi, seperti oraganisasi dan hiburan. Motivasi yang bermacam-macam ini diperlukan karena ia adalah pikiran bawah sadar kita berupa dorongan untuk mencapai suatu target dalam hidup kita ini.
Namun, motivasi itu tak selamanya untuk hal-hal yang positif. Kembali ke pengertian awal motivasi yang berarti dorongan dalam diri seseorang, seseorang itu memiliki dua kecenderungan, yaitu kecenderungan untuk berbuat baik maupun buruk. Kedua motivasi ini terdapat pada semua manusia, dan hasil dari motivasi ini baik maupun buruk adalah tergantung dari mana dari kedua motivasi yang lebih dominan dalam hidup kita. Misalnya saja kita ada jam kuliah, kita bersemangat untuk berangkat kuliah karena pada saat itu adalah mata kuliah yang kita senangi dan juga materinya tidak di bagikan kepada mahasiswa jadi harus mencatatnya sendiri, kemudian ada teman kita yang beda jurusan dengan kita mengajak kita untuk main ke bioskop untuk melihat film yang sudah kita idam-idamkan sejak dahulu untuk menontonnya. Misalnya saja sesuai dalam kisah ini dalam diri anda terdapat dua dorongan, satu dorongan untuk kuliah, satunya lagi dorongan untuk nonton film di bioskop. dalam menentukan keputusan dua dorongan, hasil akhirnya adalah tergantung pada lebih besar mana dorongan diantara kedua dorongan itu. jika kita mementingkan kuliah karena kalau direnungkan kuliah berdampak panjang ke depan, maka motivasi positif kita akan berdampak positif bagi kita. namun jika dorongan untuk nonton film lebih besar, maka motivasi yang kedua ini akan berdampak buruk bagi diri kita.
bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar