Ayo berkreasi!
Ketika dipaparkan dengan suatu
keadaanyang diluarkebiasaan kita, kemudian waktu yang terbatas memaksa kita
untuk segera menyelesaikannya, apakah yang kamu lakukan? Bingung, galau? Ah
kalau galau itu mah sudah ga zaman lagi, dari pada nge-galau pake edisi di
danau pula mending kita cari sesuatu yang pas untuk menyelesaikannya. Nah lho..
Jawabannya kok ngambang gitu? Okelah lebih jelasnya, caranya adalah dengan
kreatif!
Kreatif? Apa sih makhluk kreatif itu? Aku pengen cepat-cepat
menyelesaikan masalahku nih!
Oke sabar sista, kreatif adalah
berfikir maupun bertindak secara inovatif dan solutif. Inovatif berarti kita
menciptakan sesuatu yang “new”, yang berbeda dengan cara konvensional, dan
solutif adalah menyelesaikan masalah. Jadi ketika kreatif digabung dengan
solutif ada dalam langkah-langkah kita, insyaalllah masalah-masalah yang
menghampiri kita akan “say goodbye”
kepada kita.
Trus-trus cara agar semakin kreatif itu gimana?
Langkah
pertama, kamu harus mengerti seluk beluk tentang masalahmu itu, langsung cari
akar dari permasalahanmu, tenangkanlah diri dahulu, bernafas yang dalam sambil
memikirkan bagaimana sih persoalan yang sebenarnya. Mungkin pada sebagian orang
hal ini sulit untuk dilakukan, namun seiring dengan berjalannya waktu, semakin
lama kita mencoba untuk berpikir mendalam lama-kelamaan akan terbiasa juga.
Perlu ditekankan pula, durasi waktu berpikir, semakin cepat kita berpikir
semakin cepat pula masalah kita terselesaikan.
Langkah
kedua, setelah mengerti akar permasalahan yang sebenarnya, cari penyebabnya.
Mungkin anda pernah melakukan seseuatu yang salah dalam melakukan proses dari
suatu kejadian itu, mungkin ada yang kurang dan terlewat. Diperlukan ketelitian
dan kejelian dalam menerapkan langkah kedua ini. Terus diruntut samapai
diketahui apakah penyebab dari suatu hal, baru kemudian beralih ke langkah
selanjutnya.
Langkah selanjutnya, ayo berpikir
kreatif! Dalam langkah ini kita dituntut untuk berpikir bagaimana cara kita
untuk menyelesaikan masalah berdasarkan sebenarnya masalah kita dan
penyebabnya. Kita perlu mencari jembatan penghubung antara masalah itu dengan
penyebabnya. Kalau sudah ketemu, dicari bagaimana agar penyebab itu tidak terjadi
lagi, ditambahi yang kurang-kurang, kalau perlu dirombak sebagian maupun total.
Kebijaksanaan dan pemikiran yang dewasa diperlukan dalam langkah ini. Pola
pemikiran kita diharapkan secara objektif, tidak melihat satu sisi yang sama
saja, sebaiknya juga tidak untuk dicari keuntungan untuk diri sendiri, namun
untuk orang lain pula.Perlu ditekankan lagi, durasi waktu diperhatikan,
berpikir jangan terlalu lama. Perlu diingat pula pemecahan masalah ini bersifat
sebisanya inovatif, dan dipikirkan pula dampak kedepannya bagaimana, apakah
masalah semakin ruwet, menggondok atau terselesaikan, horeee, hhe. Tidak ada
salahnya pula kalau kita menyelesaikan masalah dengan hal-hal yang baru,
seringkali hal-hal yang baru dan diluar cara-cara umum lebih solutif dalam
pemecahan masalah ini. Berpikir kreatif ini juga berarti menempatkan sesuatu
berdasarkan proporsi keadaan yang ada. Tak kalah pentingnya juga, berpikir
kreatif ini berpedoman pada norma dan aturan yang ada dalam di kehidupan. Jadi
mengolah suatu pemecahan masalah tetapi tetap berpegang teguh pada norma-norma
yang ada.
At all, berpikir kreatif ini kita
seperti menerapkan ilmu filsafat. Dicari apa yang sebenarnya masalah itu,
kemudian dicari penyebabnya, dan disusunlah langkah tepat guna yang kreatif
inovatif solutif. Dituntut kebijaksanaan (wisdom), dan berpikir obyektif,
kreatif inovatif, dan solutif. Namun, semuanya tetap disandarkan pada
norma yang berlaku, terutama norma
agama. Apa gunanya sudah menyusun langkah ribet lengkap yang pada akhirnya
bertentangan dengan norma agama?karena yakinilah, norma agama itu sangat
lengkap, dan walaupun kadang kita belum memahami maksudnya, sesungguhnya itu
baik bagi kita. Sesungguhnya dalam hidup ini ada yang mengaturnya, dan Allahlah
yang mengatur dan menghendaki semuanya terjadi. Jadi kreatif harus tetap
berlandaskan norma agama, karena sebaik apapun manusia merencanakan, apabila
Allah tidak meridhoi, tidak akan terjadi...
Jadi untuk kawan-kawan yang lagi dapat masalah yang perlu
penyelesaian cepat dan kreatif, saran saya di atas perlu dicoba deh jangan galau ya, move
on dan berkreasilah
Apabila masalahmu belum kelar-kelar juga coba diinstropeksi
lagi, siapa tahu ada yang masih salah..
Atau mungkin usahamu sudah maksimal namun tetap saja gagal,
ingatlah hidup ini ada yang mengaturnya, mungkin Allah sedang mempersiapkan
langkah lain yang lebih indah bagi teman-teman semuanya. Tetap semangat, tetap
kreatif dan juga jangan lupa Ittaqillah
Kalau ada salah kata maupun pemikiran yang salah dalam
penulisan tulisan ini, mohon maaf ya. Kite semue ken manusie, bukan malaikat,
jadi tolong diingatkan gih, dan komentari. Semoga bermanfaat...
Surabaya, saat mentari
memancarkan kehangatan kilau sinar pagi. Di lantai satu, dalam kamar asrama
putri yang hangat, saat pilek sedang menggelitik traktus respiratorium atasku.
06:23 WIB, Sabtu, 22
Desember 2012.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar