11:40 WIB 22 des 2012
sepi, menjerit pelan
menerpa hati yang tehenyak
sepi, ingin ku berlari
melampaui batas kota
menuju kampung halaman
sepi, kini ku sendiri
merenung menulis puisi
sepi, dalam suasana sepi ini..
ingin segera melihat senyum dan tawa mereka
mereka makhluk penuh kasih sayang ciptaan Allah
sepi, kini ku menyadari
walau aku hari ini tidak berlari
mungkin esok adalah hari terbaik
sepi, kini ku berharap
semoga besok kan lancar
selamat di jalan, maupun di tempat tujuan...
dalam sepi ini, anganku berlari,
mungkin ini jalan dari-Nya agar aku berpuisi
menikmati fasilitas wifi
dan segera memenuhi halaman blogku dengan karya
Alhamdulillah, semoga hati tetap bersyukur,
karena apapun yang terjadi,
aku yakin ini jalan terbaik dari Allah.
.....sepi karena teman-teman asrama pada pulang, suasana asrama menjadi senyap, hanya beberapa orang yang berlalu lalang. aku sendiri. rencana pulang bersama kakak hari ini dibatalkan karena kakak ada acara lain yang membuatnya membatalkan pulang hari ini. kebatalan pulang hari ini membuatku galau, hatiku seperti bagaimana begitu. kecewa... ketika rasa kangen pada keluarga sudah menumpuk, kerinduan pada mama dan bapak sudah pada stadium 2,5... dan tidak jadi pulang.
kegalauan yang sangat tidak mengenakan. Alhamdulillah masih diberi kesemptan untuk menulis di blog ini. oke insyaAllah selama satu hari kedepan sebelum pulang, akan memanfaatkan fasilitas wifi yang kencang di asrama (karena pemakainya sedikit) untuk menulis puisi, menyicil targetan yang telah dibuat beberapa waktu yang lalu. semoga menginspirasi dan bermanfaat :)
selamat membaca :) :) :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar