Bismillah.
Hari ini selasa 6 agustus 2013. Aniwei, kali ini pengen cerita tentang
perjalanan kemarin, daan hikmah-hikmah yang aku dapatkan selama perjalanan. Aku
bersyukur dapat ikut melancong silaturrahmi kemarin, meski sempat kehilangan
kesempatan buber bareng teman-teman SMA. Tapi hasilnya setimpal lah, banyak
pelajaran kehiduapan yang aku dapatkan dari orang-orang lain di sekitarku.
First of all, pentingnya prepare.
Prepare penting, apalagi kalau ingin melakukan perjalanan jauh nantinya. Jadi
ingat kalau hidup ini juga perjalanan, so prepare buat perjalanan kehidupan
selanjutnya, insyaAllah.. Kalau perlu membuat catatan apa yang perlu dibawa
saat perjalanan, syukur kalau dapat buat pengingat barang-barang sehingga tidak
ada yang ketinggalan atau waktu sudah
balik untuk mengecek apakah
barang-barang itu hilang apa tidak selama perjalanan.
Second, indahnya berbagi. Ketika
orang-orang di sekitar kita membutuhkan sesuatu, dan ternyata kita memiliki
barang itu, terasa indah apabila saling berbagi. Walaupun kadang kita harus
sedikit berkorban tanpa menggunakan barang tersebut tetapi orang yang kita beri
akan merasa bahagia menggunakannya. Rela berkorban sedikit untuk kebahagiaan
orang lain. Tetapi kalau dalam urusan hati, rela berkorban merelakan untuk
orang yang tidak sukai semoga tidak terjadi. Hehe
Third, kebahagiaan itu tidak
selalu dalam bentuk yang rumit. Tidak selalu berupa barang-barang yang mewah
dan berbagai bentuk lainnya. Bagi sebagian orang bertemu dengan saudara-saudara
lama adalah suatu kebahagiaan yang tak terperi. Sekadar berbincang beberapa
menit dan bersalaman dapat menjadi suatu peristiwa yang mengharukan, membuat
menitikkan air mata dan lain sebagainya. Sungguh, kebahagiaan itu dapat berupa
hal-hal yang simpel seperti itu. ketika kita memberi selembar foto untuk
keluarga di sana, sebagai pengingat kami di sini, bagi mereka adalah sesuatu
yang berarti. Bagi mereka selembar foto itu adalah sebagai obat rindu, apabila
kami berhalangan tidak ke sana. Sempat terharu mendengar bahwa itu adalah
sebuah obat rindu kepada kami, berharap dapat memberikan hal yang lebih ketika
berkunjung nanti ke sana. Yap, sesimpel
perbincangan beberapa menit, sesimpel selembar foto, sesimpel jabatan tangan.
Berbentuk sederhana, namun bahagianya keren sekali.
Fourth, bagi sebagian orang, mudah
sekali untuk mengeluarkan uang beratus ribu untuk kesenangan mereka. untuk hobi
dan lain sebagainya. Bagi sebagian orang uang berpuluh ribu itu sungguh
berharga. Bagi sebagian orang begitu sedihnya ketika tidak berada pada sekolah
yang mereka inginkan, bagi sebagian orang untuk bersekolah saja harus berpikir
ulang dulu. Berpikir ulang bagaimana biaya pendidikan nantinya, dan seperti
itu. betapa pendidikan itu penting, betapa bahagianya ketika seseorang telah
lulus dari perguruan tinggi. Betapa kecewa apabila kesempatan untuk melanjutkan
perguruan tinggi itu disia-siakan begitu saja. Betapa penting arti pendidikan
dalam membentuk perilaku dan pemikiran seseorang.
Fifth, pentingnya untuk menebarkan
ilmu. Suatu kejahatan apabila terorganisir baik akan lebih terasa hasilnya
daripada suatu kebaikan yang tidak terorganisir. Suatu keyakinan yang telah
dipegang teguh akan nampak pada perilaku dan ucapan mereka. Walau keadaan
sederhana, lingkungan berbagai macam bentuknya, keyakinan yang mantap akan
tetap berakar kuat dan timbul dalam perbuatan.
Sixth, ini nih yang berbau
kesehatan masyarakat banget. Pentingnya penyuluhan tentang kesehatan di
masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya di perkotaan saja. Banyak daerah yang
kami singgahi ternyata pemahaman terhadap kesehatannya kurang. Akan tetapi,
ternyata di daerah pesisir ada pusat kesehatan masyarakat juga, acung jempol
buat daerah ini. memang di daerah ini
penduduknya lumayan padat dibandingkan daerah lain, tetapi di sebagian
lingkungan kenyataan yang ada di masyarakat kurang begitu mengena bagiku. Kemudian
akses pelayanan kesehatan yang sedikit minim juga, entahlah apakah aku yang
belum tahu sebenarnya keadaan di sana seperti apa akan tetapi ada beberapa
orang yang aku ketahui mengidap penyakit dan pelayanan kesehatan untuk mereka
aku rasa kurang. Memang pendidikan kesehatan maupun masalah-masalah kesehatan
lainnya agak rumit ya, karena berhubungan dengan banyak hal. Ada budaya, keyakinan,
ekonomi, sosial, keadaan geografis dan lain-lain.
Seventh, tentang pengorbanan lagi.
ketika lewat di daerah perbatasan, tepatnya di daerah gumitir terdapat sebuah
stasiun yang relnya itu menembus gunung
mlewati terowongan. Kata orang sih terowongan itu dibuat pada masa penjajahan
dulu. Nenek kakek moyang kita sebelumnya rela mengorbankan nyawa mereka untuk
membangun terowongan itu. walau dulu mungkin mereka terpaksa membangun terowong
itu (mereka merasa tersiksa juga karena terpaksa) namun perjuangan mereka itu
membuahkan hasil berupa sebuah terowongan yang dapat diambil manfaatnya sampai
sekarang. Terowongan tersebut menghubungkan
satu daerah menuju daerah lain bagi masyarakat sekitar maupun bagi orang daerah
yang ingin mengunjungi daerah tersebut. bagi mereka tidak perlu repot-repot
mendaki gunung atau berputar melewati lereng pegunungan menuju ke sana, cukup
dengan naik kereta sudah sampai daerah yang termasuk di tengah-tengah gunung
tersebut. artinya, mungkin usaha kita belum dapat dirasakan manfaatnya
sekarang. Namun usaha itu mungkin akan bermanfaat bagi anak cucu kelak, dapat
bermanfaat bagi masyarakat di masa yang akan mendatang. Jadi kita juga harus
belajar banyak tentang sejarah, agar semakin dapat berterima kasih kepada
generasi sebelumnya sekaligus sebagai suatu pelajaran yang dapat diambil
hikmahnya untuk kehidupan di masa mendatang.
Eigth, pentingnya untuk selalu upgrade diri. Memilih
mana yang baik, mana yang buruk. Mengambil hal yang baik dan membuang yang
buruk. Ketika dalam keadaan yang sedang payah, dicoba untuk tetap bertahan.
Walaupun tak mudah memang bertahan dengan keterbatasan ini, akan tetapi yakin
bahwa ini adalah sesuai dengan kemampuan diri. Ketika mendapat suatu cobaan,
entah itu penyakit atau lainnya, mengingat kepada Allah adalah salah satu hal
yang dapat menenteramkan diri. Kehidupan tanpa agama akan terasa hampa,
sedangkan kehidupan dengan agama akan terasa lebih terarah. Memahami kehidupan
lebih mendalam lagi, lagi dan lagi.
insyaAllah :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar