Jumat, 09 Agustus 2013

Oleh-Oleh dari Tanah Blambangan

Bismillah.
Hari ini selasa 6 agustus 2013. Aniwei, kali ini pengen cerita tentang perjalanan kemarin, daan hikmah-hikmah yang aku dapatkan selama perjalanan. Aku bersyukur dapat ikut melancong silaturrahmi kemarin, meski sempat kehilangan kesempatan buber bareng teman-teman SMA. Tapi hasilnya setimpal lah, banyak pelajaran kehiduapan yang aku dapatkan dari orang-orang lain di sekitarku.

First of all, pentingnya prepare. Prepare penting, apalagi kalau ingin melakukan perjalanan jauh nantinya. Jadi ingat kalau hidup ini juga perjalanan, so prepare buat perjalanan kehidupan selanjutnya, insyaAllah.. Kalau perlu membuat catatan apa yang perlu dibawa saat perjalanan, syukur kalau dapat buat pengingat barang-barang sehingga tidak ada yang ketinggalan  atau waktu sudah balik  untuk mengecek apakah barang-barang itu hilang apa tidak selama perjalanan.

Second, indahnya berbagi. Ketika orang-orang di sekitar kita membutuhkan sesuatu, dan ternyata kita memiliki barang itu, terasa indah apabila saling berbagi. Walaupun kadang kita harus sedikit berkorban tanpa menggunakan barang tersebut tetapi orang yang kita beri akan merasa bahagia menggunakannya. Rela berkorban sedikit untuk kebahagiaan orang lain. Tetapi kalau dalam urusan hati, rela berkorban merelakan untuk orang yang tidak sukai semoga tidak terjadi. Hehe

Third, kebahagiaan itu tidak selalu dalam bentuk yang rumit. Tidak selalu berupa barang-barang yang mewah dan berbagai bentuk lainnya. Bagi sebagian orang bertemu dengan saudara-saudara lama adalah suatu kebahagiaan yang tak terperi. Sekadar berbincang beberapa menit dan bersalaman dapat menjadi suatu peristiwa yang mengharukan, membuat menitikkan air mata dan lain sebagainya. Sungguh, kebahagiaan itu dapat berupa hal-hal yang simpel seperti itu. ketika kita memberi selembar foto untuk keluarga di sana, sebagai pengingat kami di sini, bagi mereka adalah sesuatu yang berarti. Bagi mereka selembar foto itu adalah sebagai obat rindu, apabila kami berhalangan tidak ke sana. Sempat terharu mendengar bahwa itu adalah sebuah obat rindu kepada kami, berharap dapat memberikan hal yang lebih ketika berkunjung nanti ke sana.  Yap, sesimpel perbincangan beberapa menit, sesimpel selembar foto, sesimpel jabatan tangan. Berbentuk sederhana, namun bahagianya keren sekali.

Fourth, bagi sebagian orang, mudah sekali untuk mengeluarkan uang beratus ribu untuk kesenangan mereka. untuk hobi dan lain sebagainya. Bagi sebagian orang uang berpuluh ribu itu sungguh berharga. Bagi sebagian orang begitu sedihnya ketika tidak berada pada sekolah yang mereka inginkan, bagi sebagian orang untuk bersekolah saja harus berpikir ulang dulu. Berpikir ulang bagaimana biaya pendidikan nantinya, dan seperti itu. betapa pendidikan itu penting, betapa bahagianya ketika seseorang telah lulus dari perguruan tinggi. Betapa kecewa apabila kesempatan untuk melanjutkan perguruan tinggi itu disia-siakan begitu saja. Betapa penting arti pendidikan dalam membentuk perilaku dan pemikiran seseorang. 

Fifth, pentingnya untuk menebarkan ilmu. Suatu kejahatan apabila terorganisir baik akan lebih terasa hasilnya daripada suatu kebaikan yang tidak terorganisir. Suatu keyakinan yang telah dipegang teguh akan nampak pada perilaku dan ucapan mereka. Walau keadaan sederhana, lingkungan berbagai macam bentuknya, keyakinan yang mantap akan tetap berakar kuat dan timbul dalam perbuatan.

Sixth, ini nih yang berbau kesehatan masyarakat banget. Pentingnya penyuluhan tentang kesehatan di masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya di perkotaan saja. Banyak daerah yang kami singgahi ternyata pemahaman terhadap kesehatannya kurang. Akan tetapi, ternyata di daerah pesisir ada pusat kesehatan masyarakat juga, acung jempol buat daerah ini. memang  di daerah ini penduduknya lumayan padat dibandingkan daerah lain, tetapi di sebagian lingkungan kenyataan yang ada di masyarakat kurang begitu mengena bagiku. Kemudian akses pelayanan kesehatan yang sedikit minim juga, entahlah apakah aku yang belum tahu sebenarnya keadaan di sana seperti apa akan tetapi ada beberapa orang yang aku ketahui mengidap penyakit dan pelayanan kesehatan untuk mereka aku rasa kurang. Memang pendidikan kesehatan maupun masalah-masalah kesehatan lainnya agak rumit ya, karena berhubungan dengan banyak hal. Ada budaya, keyakinan, ekonomi, sosial, keadaan geografis dan lain-lain.

Seventh, tentang pengorbanan lagi. ketika lewat di daerah perbatasan, tepatnya di daerah gumitir terdapat sebuah stasiun yang relnya  itu menembus gunung mlewati terowongan. Kata orang sih terowongan itu dibuat pada masa penjajahan dulu. Nenek kakek moyang kita sebelumnya rela mengorbankan nyawa mereka untuk membangun terowongan itu. walau dulu mungkin mereka terpaksa membangun terowong itu (mereka merasa tersiksa juga karena terpaksa) namun perjuangan mereka itu membuahkan hasil berupa sebuah terowongan yang dapat diambil manfaatnya sampai sekarang. Terowongan tersebut  menghubungkan satu daerah menuju daerah lain bagi masyarakat sekitar maupun bagi orang daerah yang ingin mengunjungi daerah tersebut. bagi mereka tidak perlu repot-repot mendaki gunung atau berputar melewati lereng pegunungan menuju ke sana, cukup dengan naik kereta sudah sampai daerah yang termasuk di tengah-tengah gunung tersebut. artinya, mungkin usaha kita belum dapat dirasakan manfaatnya sekarang. Namun usaha itu mungkin akan bermanfaat bagi anak cucu kelak, dapat bermanfaat bagi masyarakat di masa yang akan mendatang. Jadi kita juga harus belajar banyak tentang sejarah, agar semakin dapat berterima kasih kepada generasi sebelumnya sekaligus sebagai suatu pelajaran yang dapat diambil hikmahnya untuk kehidupan di masa mendatang.

Eigth,  pentingnya untuk selalu upgrade diri. Memilih mana yang baik, mana yang buruk. Mengambil hal yang baik dan membuang yang buruk. Ketika dalam keadaan yang sedang payah, dicoba untuk tetap bertahan. Walaupun tak mudah memang bertahan dengan keterbatasan ini, akan tetapi yakin bahwa ini adalah sesuai dengan kemampuan diri. Ketika mendapat suatu cobaan, entah itu penyakit atau lainnya, mengingat kepada Allah adalah salah satu hal yang dapat menenteramkan diri. Kehidupan tanpa agama akan terasa hampa, sedangkan kehidupan dengan agama akan terasa lebih terarah. Memahami kehidupan lebih mendalam lagi, lagi dan lagi.

insyaAllah :D


Tidak ada komentar:

Posting Komentar