Mutiara yang paling bagus, letaknya itu di dasar lautan yang
masih jernih. Tidak terkena polusi dan gangguan dari manusia. Ia selalu terjaga
dalam cangkangnya yang kokoh dan terlindungi dari segala macam terpaan
gelombang besar maupun gangguan dari hewan-hewan laut yang mendekatinya. Untuk
mencarinya, dibutuhkan usaha yang ekstra, dan tentunya dengan menggunakan
peralatan yang tidak biasa saja. Seperti
tabung oksigen dan lain-lainnya, karena ia terletak dalam dasar laut yang dalam
dan terlindungi.
Setelah ia ditemukan, tidak setiap orang dapat membuka
cangkangnya. Karena ia adalah kerang yang kuat dan kokoh. Perlu kehati-hatian dan
ketelatenan agar sang mutiara yang dicari itu tetap utuh dan sempurna saat
diambil. Setelah ia diambil dari cangkangnya dengan kehati-hatian, ia disimpan
dengan baik, dijaga dan diletakkan di dalam kotak perhiasan disandingkan dengan
permata dan batu mulia lainnya. Tidak setiap saat keidahan mutiara itu
ditampilkan, karena pasti banyak orang yang ingin memilikinya. Ia terjaga,
dijaga dan hanya dikeluarkan dan ditampakkan pada saat-saat yang prestisius dan sakral. Begitu
pula, tidak semua orang dapat menyentuhnya. Hanya orang-orang sekaliber
bangsawan atau orang-orang yang memiliki kedudukan penting saja yang dapat
menyentuhnya. Seperti itulah kedudukan seorang perempuan muslimah. Seorang muslimah
adalah mutiara yang dikaruniai keindahan oleh sang Maha Pencipta. Dari tubuh
hingga suaranya, adalah anugerah keindahan yang dapat berbahaya baginya maupun
orang lain apabila tidak dijaga. Sehingga ia harus dilindungi dan dijaga, agar
tidak disalahgunakan oleh yang tidak bertanggung jawab.
Seperti yang telah diuraikan di atas mutiara yang paling
baik adalah mutiara yang tersimpan dan terjaga oleh cangkangnya yang kuat.
Begitu pula dengan perempuan. Seorang perempuan sudah selayaknya ia menutup
auratnya. Seperti yang telah disampaikan dalam surat Al Ahzab ayat ..., yang berisikan tentang seorang perempuan
hendaknya menutup auratnya agar ia lebih terjaga dari pandangan dan juga
sebagai penanda bahwa ia adalah seorang perempuan muslimah. Selain itu dalam
surat An Nuur dijelaskan bahwa berhijab merupakan kewajiban bagi seorang
muslimah.
Seorang muslimah yang berhijab insyaAllah akan lebih terjaga
dari gelombang dan terpaan pandangan-pandangan lelaki yang tidak bertanggung
jawab, sebagaimana sebuah mutiara yang terjaga dari gelombang dan arus laut
yang akan menghancurkannya. Walaupun menggunakan pakaian yang serba tertutup,
tetapi ia tetap menyimpan kemilau cahaya yang bersinar dengan anggun dari dalam
hatinya. Menutup aurat juga menambah rasa hormat seseorang kepada orang yang
menutup auratnya, sehingga berkuranglah keinginan orang yang tidak baik kepada
dirinya.
Menutup aurat bagi perempuan akan menjadi sempurna dengan
menggunakan hijab. Hijab ini merupakan jilbab yang menutup kepala sampai dengan
dada dan hanya menampakkan wajah saja. Dengan menggunakan hijab, sesungguhnya
seseorang akan lebih terjaga pula kesehatannya. Mengapa? Hal ini dikarenakan
kulit wanita merupakan kulit yang sensitif. Ia akan mudah terkena berbagai
macam gangguan apabila tidak ditutupi. Seperti yang kita ketahui, kondisi bumi
semakin panas, keterpaparan dengan sinar matahari yang berlebihan dapat
menimbulkan warna lebih gelap pada kulit yang akan merusak penampilan kulit,
kepanasan yang menyebabkan iritasi, bahkan sampai dengan kanker kulit.
Berhijab merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslimah. Mungkin
seringkali terselip keinginan dalam hati kita untuk berhijab, namun masih ada
kebelum siapan dalam hati untuk melaksanakannya. Ada anggapan belum siap karena
merasa belum menjadi seorang yang baik dalam beribadah maupun berbagai kendala
lainnya. Ketahuilah saudariku, ketidaksiapanmu itu akan berubah menjadi siap
apabila engkau mencobanya. Sampai kapan kita harus menunggu kesiapan hati
apabila tidak segera mencoba melangkah? Semakin cepat engkau menutup auratmu, maka
secara tidak langsung pula engkau semakin cepat berbuat baik yang akan membuat
hatimu menjadi lebih baik. Kehidupan yang tenang akan menjadi lebih mudah untuk
dilakukan. Selain itu berhijab akan lebih mengindahkan dirimu dan hatimu. Bukankah
seseorang akan memiliki rasa malu untuk melakukan hal yang terlarang oleh agama
apabila ia berhijab? Begitu pula orang-orang di sekitarmu akan selalu
mengingatkanmu jika kamu berbuat kurang benar.
Mungkin pula ada yang beranggapan menggunakan hijab itu kuno
dan tidak keren. Sebelum mengucapkan hal itu, perlu ditelaah kembali bagaimana definisi
kuno itu terlebih dahulu. Kuno merupakan suatu keadaan yang lampau dan
terbelakang, jadi lihatlah masa dahulu ketika manusia masih berada pada zaman
prasejarah. Bukankah mereka adalah orang-orang yang tidak menutup auratnya
dengan sempurna, lalu berabad-abad kemudian Islam datang dan meninggikan harkat
kita sebagai seorang perempuan dengan mewajibkan kita menutup aurat kita. Jadi
orang yang menganggap berhijab itu kuno, sesungguhnya ia adalah orang yang
belum memahami makna dan sejarah berhijab yang sebenarnya. Dan anggapan tentang
kekunoan hijab telah terbantahkan.
Beranjak dari hal tersebut, saudariku.. Mari kita menutup aurat kita. Kita adalah
mutiara-mutiara yang indah. Mutiara yang tersimpan akan menjadi lebih indah
apabila ia tersimpan dan terjaga. Jagalah keindahanmu dengan berhijab. Karena
keindahan itu bukanlah untuk diumbar. Keindahan hanya akan ditampakkan kepada
yang berhak saja. Bukankah mutiara yang mahal hanya akan dipakai oleh orang
yang mulia pula? Ia tidak akan ditampakkan sembarangan di pinggir-pinggir jalan,
dibiarkan terkena debu dan terik matahari yang menyengat. Dianalogikan pula
seperti ketika membeli makanan, tentunya kita akan memilih makanan yang bersih
dan sehat daripada makanan yang kotor dan berdebu. Makanan yang bersih itu
tertutup oleh bungkus yang rapat dan disimpan dalam tempat yang bersih,
sedangkan makanan apabila tidak dibungkus ia akan menjadi kotor dan berdebu.
Akankah diri kita ingin disandingkan sebagai makanan yang kotor? Tentu saja
tidak bukan?
Keindahan maupun pesona mutiara yang terbaik hanya akan
ditampakkan secara langsung hanya kepada orang-orang tertentu saja. Hanya
kepada orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi di mata pemiliknya. Begitu
pula dengan seorang muslimah.
Berhijab adalah kewajiban. Kewajiban yang insyaAllah akan mendatangkan pahala,
memuliakan, dan juga menjaga diri kita. Buatlah hidup kita yang hanya selama
perhentian minum yang singkat ini menjadi bermakna dan lebih baik dengan
berhijab secepat mungkin. Berhijab lebih awal akan lebih memantapkan kesiapan
yang selama ini terulur, dan akan membuat kita lebih bersemangat untuk berbuat
kebaikan. Berhijab juga akan menjadikan dirimu menjadi lebih dikenal sebagai
muslimah dan insyaAllah orang-orang akan lebih menghargaimu. Dalam dunia luas
saat ini, hijab juga merupakan suatu trend positif yang mendunia, hal ini
dibuktikan dengan adanya peringatan hari menutup aurat internasional yaitu pada
tanggal 14 Februari nanti. Sudah siapkah anda menjadi mutiara terbaik?
Tunjukkan aksimu dengan menutup auratmu!
Menjaga diri dengan berhijab sebelum terjadi hal-hal yang
tidak diinginkan lebih baik daripada mengobatinya, kalau bisa sekarang mengapa
nanti? Mari bersama-sama kita menutup aurat. Semoga usaha kita tidak akan
sia-sia, semoga kita tidak hanya menjadi mutiara terbaik di dunia, akan tetapi
juga menjadi orang yang selamat dan beruntung di akhirat kelak. Wallahua’lam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar