Kamis, 14 Februari 2013

Hijab, Jadikan Mutiara Terbaikmu!


Mutiara yang paling bagus, letaknya itu di dasar lautan yang masih jernih. Tidak terkena polusi dan gangguan dari manusia. Ia selalu terjaga dalam cangkangnya yang kokoh dan terlindungi dari segala macam terpaan gelombang besar maupun gangguan dari hewan-hewan laut yang mendekatinya. Untuk mencarinya, dibutuhkan usaha yang ekstra, dan tentunya dengan menggunakan peralatan yang  tidak biasa saja. Seperti tabung oksigen dan lain-lainnya, karena ia terletak dalam dasar laut yang dalam dan terlindungi.
Setelah ia ditemukan, tidak setiap orang dapat membuka cangkangnya. Karena ia adalah kerang yang kuat dan kokoh. Perlu kehati-hatian dan ketelatenan agar sang mutiara yang dicari itu tetap utuh dan sempurna saat diambil. Setelah ia diambil dari cangkangnya dengan kehati-hatian, ia disimpan dengan baik, dijaga dan diletakkan di dalam kotak perhiasan disandingkan dengan permata dan batu mulia lainnya. Tidak setiap saat keidahan mutiara itu ditampilkan, karena pasti banyak orang yang ingin memilikinya. Ia terjaga, dijaga dan hanya dikeluarkan dan ditampakkan pada  saat-saat yang prestisius dan sakral. Begitu pula, tidak semua orang dapat menyentuhnya. Hanya orang-orang sekaliber bangsawan atau orang-orang yang memiliki kedudukan penting saja yang dapat menyentuhnya. Seperti itulah kedudukan seorang perempuan muslimah. Seorang muslimah adalah mutiara yang dikaruniai keindahan oleh sang Maha Pencipta. Dari tubuh hingga suaranya, adalah anugerah keindahan yang dapat berbahaya baginya maupun orang lain apabila tidak dijaga. Sehingga ia harus dilindungi dan dijaga, agar tidak disalahgunakan oleh yang tidak bertanggung jawab.
Seperti yang telah diuraikan di atas mutiara yang paling baik adalah mutiara yang tersimpan dan terjaga oleh cangkangnya yang kuat. Begitu pula dengan perempuan. Seorang perempuan sudah selayaknya ia menutup auratnya. Seperti yang telah disampaikan dalam surat Al Ahzab ayat ...,  yang berisikan tentang seorang perempuan hendaknya menutup auratnya agar ia lebih terjaga dari pandangan dan juga sebagai penanda bahwa ia adalah seorang perempuan muslimah. Selain itu dalam surat An Nuur dijelaskan bahwa berhijab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah.
Seorang muslimah yang berhijab insyaAllah akan lebih terjaga dari gelombang dan terpaan pandangan-pandangan lelaki yang tidak bertanggung jawab, sebagaimana sebuah mutiara yang terjaga dari gelombang dan arus laut yang akan menghancurkannya. Walaupun menggunakan pakaian yang serba tertutup, tetapi ia tetap menyimpan kemilau cahaya yang bersinar dengan anggun dari dalam hatinya. Menutup aurat juga menambah rasa hormat seseorang kepada orang yang menutup auratnya, sehingga berkuranglah keinginan orang yang tidak baik kepada dirinya.
Menutup aurat bagi perempuan akan menjadi sempurna dengan menggunakan hijab. Hijab ini merupakan jilbab yang menutup kepala sampai dengan dada dan hanya menampakkan wajah saja. Dengan menggunakan hijab, sesungguhnya seseorang akan lebih terjaga pula kesehatannya. Mengapa? Hal ini dikarenakan kulit wanita merupakan kulit yang sensitif. Ia akan mudah terkena berbagai macam gangguan apabila tidak ditutupi. Seperti yang kita ketahui, kondisi bumi semakin panas, keterpaparan dengan sinar matahari yang berlebihan dapat menimbulkan warna lebih gelap pada kulit yang akan merusak penampilan kulit, kepanasan yang menyebabkan iritasi, bahkan sampai dengan kanker kulit.
Berhijab merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslimah. Mungkin seringkali terselip keinginan dalam hati kita untuk berhijab, namun masih ada kebelum siapan dalam hati untuk melaksanakannya. Ada anggapan belum siap karena merasa belum menjadi seorang yang baik dalam beribadah maupun berbagai kendala lainnya. Ketahuilah saudariku, ketidaksiapanmu itu akan berubah menjadi siap apabila engkau mencobanya. Sampai kapan kita harus menunggu kesiapan hati apabila tidak segera mencoba melangkah?  Semakin cepat engkau menutup auratmu, maka secara tidak langsung pula engkau semakin cepat berbuat baik yang akan membuat hatimu menjadi lebih baik. Kehidupan yang tenang akan menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Selain itu berhijab akan lebih mengindahkan dirimu dan hatimu. Bukankah seseorang akan memiliki rasa malu untuk melakukan hal yang terlarang oleh agama apabila ia berhijab? Begitu pula orang-orang di sekitarmu akan selalu mengingatkanmu jika kamu berbuat kurang benar.
Mungkin pula ada yang beranggapan menggunakan hijab itu kuno dan tidak keren. Sebelum mengucapkan hal itu, perlu ditelaah kembali bagaimana definisi kuno itu terlebih dahulu. Kuno merupakan suatu keadaan yang lampau dan terbelakang, jadi lihatlah masa dahulu ketika manusia masih berada pada zaman prasejarah. Bukankah mereka adalah orang-orang yang tidak menutup auratnya dengan sempurna, lalu berabad-abad kemudian Islam datang dan meninggikan harkat kita sebagai seorang perempuan dengan mewajibkan kita menutup aurat kita. Jadi orang yang menganggap berhijab itu kuno, sesungguhnya ia adalah orang yang belum memahami makna dan sejarah berhijab yang sebenarnya. Dan anggapan tentang kekunoan hijab telah terbantahkan.
Beranjak dari hal tersebut, saudariku..  Mari kita menutup aurat kita. Kita adalah mutiara-mutiara yang indah. Mutiara yang tersimpan akan menjadi lebih indah apabila ia tersimpan dan terjaga. Jagalah keindahanmu dengan berhijab. Karena keindahan itu bukanlah untuk diumbar. Keindahan hanya akan ditampakkan kepada yang berhak saja. Bukankah mutiara yang mahal hanya akan dipakai oleh orang yang mulia pula? Ia tidak akan ditampakkan sembarangan di pinggir-pinggir jalan, dibiarkan terkena debu dan terik matahari yang menyengat. Dianalogikan pula seperti ketika membeli makanan, tentunya kita akan memilih makanan yang bersih dan sehat daripada makanan yang kotor dan berdebu. Makanan yang bersih itu tertutup oleh bungkus yang rapat dan disimpan dalam tempat yang bersih, sedangkan makanan apabila tidak dibungkus ia akan menjadi kotor dan berdebu. Akankah diri kita ingin disandingkan sebagai makanan yang kotor? Tentu saja tidak bukan?
Keindahan maupun pesona mutiara yang terbaik hanya akan ditampakkan secara langsung hanya kepada orang-orang tertentu saja. Hanya kepada orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi di mata pemiliknya. Begitu pula dengan seorang muslimah.
Berhijab adalah kewajiban. Kewajiban yang  insyaAllah akan mendatangkan pahala, memuliakan, dan juga menjaga diri kita. Buatlah hidup kita yang hanya selama perhentian minum yang singkat ini menjadi bermakna dan lebih baik dengan berhijab secepat mungkin. Berhijab lebih awal akan lebih memantapkan kesiapan yang selama ini terulur, dan akan membuat kita lebih bersemangat untuk berbuat kebaikan. Berhijab juga akan menjadikan dirimu menjadi lebih dikenal sebagai muslimah dan insyaAllah orang-orang akan lebih menghargaimu. Dalam dunia luas saat ini, hijab juga merupakan suatu trend positif yang mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya peringatan hari menutup aurat internasional yaitu pada tanggal 14 Februari nanti. Sudah siapkah anda menjadi mutiara terbaik? Tunjukkan aksimu dengan menutup auratmu!
Menjaga diri dengan berhijab sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lebih baik daripada mengobatinya, kalau bisa sekarang mengapa nanti? Mari bersama-sama kita menutup aurat. Semoga usaha kita tidak akan sia-sia, semoga kita tidak hanya menjadi mutiara terbaik di dunia, akan tetapi juga menjadi orang yang selamat dan beruntung di akhirat kelak. Wallahua’lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar