Pagi itu, kereta bergerbong sebanyak delapan belas yang
ditunggu-tunggu pun tiba juga. Setelah sekian lama menanti, akhirnya kereta berwarna
biru donker itu datang denga. Di semua gerbong kereta terdapat satu stiker unik
yang bertuliskan kaligrafi angka empat, namun hanya pada gerbong ketiga yang
bertuliskan kaligrafi angka dua lima. Kereta itu memang unik. Ia merupakan
kereta berasal dari negeri yang bernama telaga jernih. Sang pemilik kereta itu
sengaja memberikan stiker-stiker unik tersebut untuk menghargai usaha dari
pekerjanya yang telah berusaha membuat gerbong kereta itu siang malam dengan
tekun.
Saat tiba di stasiun Alasramai, terdengar suara peluit
kereta yang nyaring. Di sela-sela peluit itu samar-samar terdengar ucapan
menyerupai “Alhamdulillah”, dan semakin mendekat itu semakin terdengar jelas
dan memang merupakan suara “Alhamdulillah”. Usut punya usut, suara itu
diucapkan oleh sang pekerja yang membuat kereta itu. Ia ingin agar sang
keluarga yang menunggu di kereta tahu bahwa ia datang bersama kereta yang berhiaskan
kaligrafi penghargaan dari pemilik kereta yang telah dirancangnya itu. Sang
keluarga yang sudah menunggu itu pun gembira mengetahui kedatangan sang pekerja
itu lewat ucapannya. Mereka menyambutnya dengan mengucap syukur Alhamdulillah.
Suasana stasiun pun mendadak riuh karena suara gemuruh dari para keluarga itu. Maklumlah
sang pekerja itu telah meninggalkan rumah jauh-jauh dan jarang pulang untuk
merancang kereta. Dan ternyata oleh kebaikan sang pemilik kereta, kereta buatan
sang pekerja itu dengan sengaja diberikan kepada orang tua sang pekerja sebagai
hadiah atas prestasi kerjanya secara cuma-cuma.
Saat kereta sudah berhenti, sang pekerja pun turun. Ia
disambut dengan senyuman dari bundanya. Begitu pula dengan ayahandanya.
Ayahandanya menerima sebuah surat dari sang pemilik kereta itu yang bertuliskan
tentang tiga koma sembilan karat permata yang juga dihadiahkan oleh sang
pekerja kepada kedua orang tuanya. Semuanya yang mengetahui tentang hal ini
bahagia, begitu pula dengan sang pekerja.
Bersambung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar